Halaman

Debu Literasi

Ilustrasi: http://www.nasokhiligiawa.com

Debu Literasi
Buah Inspirasi: Cecep Gaos

Aku hanyalah debu literasi. Kecil, bahkan sangat kecil. Hampir tak terlihat sama sekali. Hingga tak ada seorang pun yang peduli. Kadang 'ku menghilang dari pandangan. Bersembunyi di balik rasa rendah diri yang terus mengekang.

Aku hanyalah debu literasi. Sesekali terbang tertiup angin. Terombang ambing tanpa arah, di luasnya lautan rasa yang kadang memerah. Tanpa mampu memberikan cahaya, meski hanya secercah.

Aku hanyalah debu literasi. Menempel pada rapuhnya dinding hati. Sedih, kadang kurasa. Tak mampu menahan jiwa yang terus merana. Lalu menetes air mata, tak terasa. Karena tak ada rangkaian kata yang dapat kucipta.

Aku hanyalah debu literasi. Tak mampu mengusir tangis yang semakin mengiris. Tak mampu mengundang tawa yang mampu menutupi luka. Semua gelap kurasa, karena kerdilnya hati dan jiwa. Hingga 'ku tak mampu memahami dunia kata.

#CG @Karawang, 30-01-2019

2 Responses to "Debu Literasi"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel